16 Februari 2014

Honeymoon at Pangandaran

Dan tibalah kami di Pangandaran…
Eit, kok langsung tiba saja tanpa ba bi bu…
Baiklah, mari kita flashback ke belakang (pemborosan kata-kata, udah flashback, kebelakang pula)
N: Sebenarnya rencana ini sudah lama sekali kami rencanakan.
A :Sebenarnya rencana ini sudah lama sekali kami rencanakan?
N: Iya, planing dari rencana ini.
A: Kamu ngomong apa sih, kok ribet amat bahasanya.
N: Suka-suka saya dong, saya yang nulis…
A: Baiklah, lanjutkan, aku gak akan banyak protes.
N: Jadi begini, jauh sebelum hari H, kami sudah punya rencana untuk berlibur ke Green Canyon.
A: Green Canyon? Ke luar negeri maksud kamu? Emangnya banyak duit?
N: Sssss……tttttt, gak usah dipotong dulu kenapa! Jangan salah, Green Canyon bukan cuma ada di luar negeri, Indonesia juga punya Green Canyon.
Sering kali kita mendengar sebuah ungkapan “Perkataan itu adalah doa”. Ya benar. Makanya hati-hati dengan perkataanmu. Aku dan istri (saat masih pacaran) pernah bercita-cita pengen liburan ke Green Canyon, Pangandaran, akhirnya kesampaian setelah sekian lama.
Ceritanya...

Kami berangkat dari kediaman kami di Kebon Jeruk, Jakarta Barat sekitar pukul 17.00 WIB, dan tiba di Depok pukul 19.00 WIB. Memang jalanan di Jakarta minta ampun dah macetnya. Awalnya kami ngincar bus menuju Pangandaran yang naik dari Terminal Depok, tapi ternyata kami terlambat, bus yang terakhir menuju Pangandaran berangkat satu jam yang lalu.
Tetap usaha…
Dari Depok, kami menuju Terminal Bus Kampung Rambutan, dan ketemulah bus menuju Pangandaran…. Yeeee…. Kami berangkat sekitar pukul 21.00 WIB dengan menebus tiket seharga 85 ribu/orang. Dan tiba di Pangandaran keesokan harinya. Usaha kami gak sia-sia.
Setibanya di Terminal Pangandaran, kami menyewa sebuah becak berikut abangnya untuk membantu kami mencari penginapan. Abang tukang becakpun mengarahkan kami ke penginapan langganannya. Kami mendapat penginapan seharga 350 rb untuk 3 hari, cukup murah bukan?
Penginapan kami letaknya tak jauh dari pinggir pantai Pangandaran. Di sana kami menyewa sebuah motor seharga 250 rb untuk 3 hari juga. Menurut perhitungan, lebih menguntungkan sewa kendaraan daripada daripada.
Objek wisata pertama yang kami kunjungi adalah cagar alam di pesisir pantai Pangandaran. Agar tidak tersesat menjelajahi cagar alam yang lumayan luas ini, kami menyewa jasa seorang pemandu wisata (tour guide) 150 rb. Namanya Akang Adenk. Akang Adenk mengejak kami berkeliling sepuasnya.

Pintu masuk Cagar Alam
Di cagar alam ini, kita bisa menjelajahi tempat-tempat yang menarik, seperti goa-goa, situs-situs peninggalan purbakala, dan binatang-binatang lucu. Ada rusa, landak, dan MONYET. Hati-hati dengan monyetnya, mereka sangat agresif. Perbekalan makanan kami satu-satunya direnggut secara dingin (baca: sadis) oleh ketua geng-nya. Sampai saat ini aku masih menaruh dendam padanya.
Bersama landak

Bersama dia (rusa)
Di bawah lindungan pohon
Tak hanya itu, kami juga meyempatkan diri untuk bersnorkeling di pantainya, meski tak sebagus snorkeling di Pulau Pari atau Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu, karena ombaknya lumayan besar dan airnya asin :P. Sewa peralatan snorkeling 50 rb saja sampai puas.
Snorkeling
Hari ke 2…
Tujuan utama kami ke sini adalah berenang body rafting di Green Canyon. Sebelum berenang, kami survey lokasi dulu. Tempatnya lumayan jauh dari tempat kami menginap. Setidaknya kami survey juga sambil jalan-jalan ke sejumlah pantai yang ada di Pangandaran.
Pergi survey naik pesawat aja

Bukan rekayasa digital
Ternyata ada satu lagi tempat untuk body rafting di Pangandaran, namanya Green Valey. Karena hari sudah sore, kami urungkan niat untuk ke Green Canyon pada hari itu karena memang belum ada persiapan untuk berenang di sana. Akhirnya kami Cuma melihat-lihat Green Valey yang kebetulan letaknya lebih dekat dari penginapan.
Green Valey - Citumang
Green Valey - Citumang
Green Valey - Citumang
Hari ke 3…

Kami nyampe juga di Green Canyon, dan menyewa guide serta perlengkapan body rafting seharga 250 rb/orang. Paket yang diperoleh adalah Transport, Body rafting, dan makan. Kami sangat menikmatinya…. Cita-cita yang dulu sempat terucap akhirnya tercapai juga. Oh ya, kami sudah menikah dan ini adalah bulan madu kami.
Lompat dari Batu Payung Green Canyon
Batu Payung Green Canyon
Hujan abadi Green Canyon
Green Canyon
Salah satu goa di Green Canyon
Green Canyon
Terimakasih sudah membaca kisah kami...

1 komentar:

  1. Pengalaman yg tak terlupakan. Siap untuk destinasi berikutnya...

    BalasHapus

Terimakasih sudah meninggalkan komentar.